MESKI BERHIJAB MARI TETAP JAGA KESEHATAN RAMBUT
Halo, Assalamualaikum ukhti :)
Gerah tentunya bukan seharian kepala ditutup dengan hijab, sirkulasi
udara tentunya tidak lancar memungkinkan semakin banyak keringat yang
diproduksi. Tentunya hal ini membuat peluang besar bakteri untuk
menyebabkan rasa gatal, bau dan ketidaknyamanan lainnya. Mari simak tips
yang telah kami rangkum berikut untuk menjaga rambut ukhti tetap sehat
dalam balutan hijab.
Gunakan bahan kerudung yang mudah menyerap keringat
Seperti penjelasan diatas, berhijab tanpa perawatan yang tepat bisa
menyebabkan rambut lepek karena semakin banyaknya keringat yang
bermunculan, bisa mengakibatkan ketombe. Pilihlah kerudung dengan bahan
yang tepat, sejuk dan sebaiknya lebih mudah menyerap keringat.
Keringkan rambut sebelum menggunakan kerudung
Hindari menggunakan kerudung ketika rambut ketika masih dalam keadaan
basah, jika dipaksakan akan bisa menimbulkan bau tidak sedap? Hal ini
tentunya bisa menurunkan percaya diri kamu dan tidak nyaman pada orang
disekitar kamu. Bukan hanya itu menggunakan kerudung ketika rambut masih
basah akan menyebkan ketombe. So, pastikan rambut kamu kering sebelum
memulai aktivitas dengan berhijab.
Tidak Mengikat Rambut Kencang-kencang
Perawatan rambut rusak cukup membutuhkan biaya dan upaya yang besar,
jadi sebelum hal tersebut terjadi sebaiknya Anda melakukan yang terbaik
untuk merawat rambut berjilbab. Salah satu rahasia agar rambut tak mudah
bermasalah adalah dengan tidak mengikatnya terlalu kencang ketika
hendak memakai jilbab.
Demi mencegah atau menghindari rambut rusak, Anda bisa mengikatnya
agak sedikit lebih longgar. Karena bila tidak, rambut terancam bercabang
dan gampang patah. Perawatan untuk rambut yang patah dan bercabang
memang ada, namun kalau bisa merawat untuk mencegahnya, maka Anda bisa
melakukannya secara maksimal sebelum telanjur rusak.
Rajin Keramas
Keramas tentunya akan membuat rambut dan kulit kepala kembali terasa
segar, selain itu juga bisa menghilangkan bau asam akibat lamanya durasi
kepala dan minimnya sirkulasi udara yang baik.
Menyisir rambut sebelum dan sesudah menggunakan hijab
Baik sebelum maupun sesudah berjilbab, Anda tetap perlu merapikan
alias menyisir rambut. Memang terkadang karena merasa bahwa rambut tidak
kelihatan tertutup jilbab, kemudian beberapa orang mengabaikan hal
tersebut. Malas menyisir rambut karena rambut tidak terlihat oleh orang
lain adalah keputusan yang salah.
Demi rambut tercegah dari kerusakan dan menjaganya tetap indah walau
berjilbab, Anda perlu merapikannya dengan rajin menggunakan sisir yang
giginya jarang. Ini untuk mengurangi risiko kusut dan akhirnya rontok
akibat terlalu sulit disisir. Karena sering diikat dan ditutup jilbab,
kemungkinan rambut menjadi rontok sangatlah besar, jadi perhatikan juga
akan hal ini.
Mengistirahatkan Rambut
Berjilbab tentunya adalah saat Anda bepergian dan berada di luar
rumah. Ketika sudah berada di rumah, itu artinya Anda bisa mulai melepas
jilbab dan membiarkan rambut serta kulit kepala Anda bernapas lega.
Manjakan rambut Anda dengan memberikannya kelegaan dan waktu istirahat
yang baik supaya tidak gampang rusak.
Rambut bisa dibiarkan terurai saja selama di rumah supaya mampu
bernapas dengan baik dan kelihatan lebih sehat serta segar. Langkah ini
pun jauh lebih efektif untuk membuat kelembabab di kulit kepala jauh
lebih minimal. Rambut yang lembab akibat keringat mampu menjadi faktor
pemicu ketombe maupun kerontokan yang benar-benar serius.
Menggunakan Serum Sesuai Jenis Rambut
Penggunaan serum sebenarnya juga amat membantu ketika Anda sudah
seharian memakai jilbab dan rambut terancam rusak karenanya. Tak semua
serum rambut pasti cocok dengan kondisi maupun tipe rambut Anda. Jadi,
kenali apa tipe rambut Anda sebenarnya dan gunakan serum yang tepat
untuk itu.
Pakailah serum yang benar-benar sesuai dengan jenis rambut dan kebutuhan
Anda supaya tidak justru membahayakan rambut serta kondisi kulit
kepala.
SELAMAT MENCOBA!!!!